Diposkan pada catatan, Resensi, sinopsis

Sinopsis Novel Sukreni Gadis Bali karya A.A. Pandji Tisna

Judul                     : Sukreni Gadis Bali

Penggarang        : A.A Pandji Tisna

Penerbit              : Balai Pustaka, novel angkatan pujangga baru

Tokoh                   :

  1. Sukreni – seorang gadis bali yang sangat cantik. Anak Men Negara. Adik Ni Nagari. Baik hati dan polos.
  2. Ni Nagari – gadis cantik tetapi memeliki iri dengki. Anak Men Negara. Selalu membantu ibunya menarik pelanggan agar berkunjung ke kedai ibunya.
  3. Men Negara – memiliki warung makan kecil dimana selalu rame oleh para lelaki yang daang agar bisa bertemu Ni Nagari. Mata duitan.
  4. I Gedhe – pemuda tampan pacar Sukreni. Disukai juga oleh Ni Nagari.
  5. I Gusti – Polisi. pria beristri yang hidung belang. Dimanfaatkan oleh Men Negara untuk diperas duitnya.

Plot                        : menceritakan kehidupan sosial masyarakat. Diaman ada dua buah warung disuatu desa yang dimana warung warung tersebut bersaing mendapatkan pelanggan. Warung Men Negara, seorang wanita paruh baya selalu lebih ramai dikarenakan ada anaknya yang cantik, Ni Nagari. Anak tersebut siap melayani tamu-tamu yang datang ke warung dengan senyum yang memikat. Ni Nagari telah dilik oleh I Gusti untuk dinikahi tetapi hati Ni Nagari sebenarnya hanya untuk I Gedhe. Pemuda tampan yang tidak tertarik terhadap Ni Nagari. Datanglah Sukreni, gadis yang dianggap lebih cantik dari Ni Nagari. Ia adalah tunangan I Gedhe, pria yang disukai oleh Ni Nagari. Melihat keadaan tersebut setan jahat muncul dan Men Negara melakukan tipu muslihat dan menjual Sukreni ke I Gusti yang mata keranjang. Sukreni hamil dan melahirkan anak I Gusti sendiri. Ia tidak jadi Menikah dengan I Gedhe dan memilih melarikan iri karena merasa dirinya sudah menjadi hina sehina hinanya. Anak itu tumbuh besar dan menjadi sangat nakal. Setelah kepergian Sukreni, ibunya, ia menjadi seorang perampok tak terkalahkan. Akhir cerita, anak itu merampok rumah Men Negara yang banyak uangnya. Tetapi rencana itu gagal karena I Gusti. Anak dan ayah itu saling membunuh. Rumah Men Negara terbakar dan ia kehilangan seluruh hartanya. Ia menjadi gila.

Iklan

Penulis:

Apa yang kauingin menjadi nyata, hanya jika kau percaya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s